Powered By Blogger

Senin, 17 Januari 2011

akankah sampai pada gejolakmu ??

Bukankah yang kau puja itu akan hilang ?
tapi tidak begitu dengan pujaan-pujaanku padamu
Akankah yang kau rindu itu akan berhenti merindu ?
Bukan seperti rinduku yang tak kan berhenti mengaliri aliran darahmu.

Banyak kadang yang tak mungkin ku ungkapkan pada coretan- coretan gilaku
Segila otakku yang memendam akan hinaku
Mencangkok batinmu di batinku
Agar ku tahu apa yang kau harap dalam setiap doamu.

Ungkapkanlah, cinta.
Tentang gejolak- gejolak air yang menghantam dinding- dinding ke egoan.
Semua perasaan yang membuatku disini ditawan waktu.

Sadarkan aku, cinta.
Jika yang ingin ku miliki itu bukanlah rinduan pada malammu.
Atau yang ingin ku temani tidaklah pernah memerlukan teman.

Kamis, 06 Januari 2011

..Wanita..

Ku lihat cerminanku pada kubangan air.
Yang ku lihat secarik kegelisahan.
Seperti angan kosong yang hampa di telan keraguan.

Bukan masalah hati atau pikiran.
Mendalam pada nurani sebagai wanita.
Dipuja agung, mesra, lalu dijatuhkan.
Bukan begitu kiranya kepanikan para ratu- ratu dunia?

Sekilas tenang lalu bergeming.
Seperti air dalam kubangan yang jatuh bersama hujan.
Entah akan ada pelangi atau tidak.
Harap yang tak berujung kepastian, indahnya kegelisahan wanita.