Ego itu masih tersimpan rapi
Tertata dalam lembaran kehidupan yang berjalan
Mungkin ego yang terlalu naif bagi seorang wanita
Kali ini egoku kembali jatuh pada senja
Dibawah tiupan tawa yang berhembus
Dengan getaran guntur dalam gelap
Mendekap siluet hitam bayangan senja
Memandang setiap tatapanmu
Seperti beradu dengan laser yang menyakitkan
Digenggam tanganmu terdapat tangan tangan kecil
Bermain dan merajut kasih dalam senja yang panjang
Mengajari pemilik tawa dan tangan kecil untuk mengenal Tuhan
Dalam pelukan sejuknya senja
Aku belajar tentang hidup
Belajar tentang tegar, keinginan dan pengharapan
Senja, peluklah aku agar aku selalu belajar
Senja, pandanglah aku walau itu menyakitkan
Senja, genggamlah aku untuk merajut harapan dalam doa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar