Powered By Blogger

Sabtu, 05 Juli 2014

Katanya cinta tak pernah salah

Aku tau ketika aku mencintai dan membuat hati menjadi iri dan sakit, itu bukan salah dari makna "mencintai", "dicintai", ataupun "cinta". Mungkin mengumbar kata kata cinta adalah suatu hal yang kadang membuat kita ingin muntah, bukan karena rasa cinta itu sendiri, tapi karena betapa seringnya cinta diumbar disana sini. Saat cinta itu dirasa membuat sakit dan luka, itu bukan salah dari cintanya tapi salah di sisi lainnya. Menurutku sisi yg lainnga itu mencakup tiga hal, yaitu dari caraku untuk mencintainya, kemudian karena waktu mencintainya yang tidak tepat, dan atau dari kelakuan orang yang aku cintai yang salah.

Caraku untuk mencintainya kurang tepat, maksutnya adalah ketika aku atau kamu atau siapapun itu merasakan cinta, pasti akan melakukan hal yang kadang diluar akal sehat orang lain, kadang kita menyebut ini pengorbanan. Setiap orang punya cara masing masing untuk menunjukkan pengorbanan ini, dan seringkali ada saja orang yang salah dalam menunjukkan hakekat cinta yang sedang terpatri dalam hati. Mungkin caraku bisa dibilang ekstrim, karena ketika aku mencintai seseorang, aku akan berubah menjadi seperti seorang budak yang akan selalu tunduk pada tuannya. Bahkan mungkin aku rela untuk memberikan separuh hidupku untuk tuan.

Cinta tidak pernah salah, kalimat ini memang naif namun benar adanya. Aku pernah mendengar bahwa cinta itu adalah anugerah dari Tuhan untuk hambaNya. Ketika aku bisa merasakan cinta berarti aku mendapatkan anugerah dari Tuhan. Lalu apabila cinta itu menimbulkan luka? Ya seperti aku bilang, salah satu penyebabnya adalah kelakuan dari orang yang aku atau kamu cintai. Disini aku menegaskan untuk hal kelakuan orang yg kita cintai, bukan masalah kekurangan atau kelemahannya. Karena menurutku, saat hati seseorang telah mendeklarasikan cinta kepada orang lain maka seharusnya orang yang mencintai mau menerima kekurangan yang dicintai baik banyak maupun sedikit. Kelakuan ini berkaitan dengan perlakuan yang dicintai terhadap yang mencintai. Perlakuan yang dicintai terhadap cinta dari yang mencintai. Perlakuan yang dicintai terhadap pengorbanan dari yang mencintai.

Hal yang aku sesalkan adalah ketika aku mampu mencintai orang dengan perlakuan yang sulit diucapkan. Dan yang paling disayangkan adalah ketika cinta terpatri dalam hati seseorang, dia memiliki kemampuan untuk bertahan hingga waktu yang tidak dapat ditentukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar