Aku tak pernah tau apa maksud pemberianmu tentang sebuah
gulali manis berwarna coklat. Setidaknya gulali itu masih tetap ku makan walau
ayahku selalu bilang kalau itu akan membuatku sakit.
Aku tak pernah tau apa maksud pemberianmu tentang seikat
bunga mawar cantik berwarna merah darah. Setidaknya itu masih tetap ku simpan
walau ibuku selalu menyuruhku untuk membuangnya karena itu sudah layu.
Aku tak pernah tau apa maksud pemberianmu tentang sebuah
layang layang indah berwarna pelangi. Setidaknya aku masih berlarian
menerbangkannya walau kakakku selalu berteriak agar aku berhati- hati karena
itu bisa membuatku terjatuh.
Aku tak pernah tau apa maksud pemberianmu tentang segenggam
pasir pantai lembut berwarnai putih . Setidaknya itu masih tetap ku simpan
dalam kotak kecil walau adikku selalu marah karena itu bisa saja mengotori
lantai rumah.
Aku tak tau maksudmu. Aku tak tau kiasan di dalamnya.
Jika saja hari tak segera menuju senja, aku akan mendesakmu
untuk mengatakan alasannya. Namun sayang, hari selalu senja untukku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar